oleh : Alby Syafie

“Hm, enak sekali rasanya. Upah hari ini benar-benar banyak,” ucap Pino menghitung uangnya.

Pino duduk bersandar di bawah pohon menikmati coklatnya. Wajah Pino berseri-seri.

“Hm, kalau begini terus, aku bisa jadi orang kaya,” pikir Pino menerawang.

Pino bangkit dari duduknya. Dia menepuk-menepuk celananya yang kotor tertempel tanah.

“Aku harus cepat ke alun-alun kota. Apalagi saat ini ada pasar hiburan. Pasti nanti upah yang kuperoleh banyak,” batin Pino. Continue reading “HARGA KEBAIKAN”

Waduk Cirata Vs Waduk Nipa (Part 2)

Nama Plered memang tidak asing di telinga. Kota penghasil gerabah dan sentra keramik ini sudah terdengar sejak aku duduk di bangku SD. Saat melihat langsung, mata dan mulut tak berhenti berdecak. Sayangnya aku tidak sempat mengambil foto, karena cuaca mendung dan khawatir hujan akan turun. Perjalanan pun dilanjutkan menuju Waduk Cirata. Memasuki area Cirata, udara dingin mulai menyapa. Maklum, daerah yang masih banyak bukit dan pegunungan membuat udara bersih dari polusi. Menurut suami, jika sudah memasuki kawasan Cirata, diharap bensin harus full alias penuh. Karena sepanjang jalan tidak ada pom bensin maupun penjual bensin eceran. Bahkan bagi yang tidak tahan lapar dan haus, harus membawa bekal dari rumah. Karena sepanjang jalan tidak akan pernah dijumpai penjual minuman atau makanan ringan. Continue reading “Waduk Cirata Vs Waduk Nipa (Part 2)”

Waduk Cirata Vs Waduk Nipa (Part 1)

Jumat – Sabtu adalah hal yang selalu ditunggu. Jumat tentu saja merupakan hari libur suami tercinta. Sementara Sabtu menanti saatnya dia cuti tahunan.

Tanggal 21 – 22 Oktober adalah hari yang ditunggu pun tiba. Suami libur selama dua hari. Seperti kesepakatan kita berdua, si ayang bebeb bersedia mengantarku melakukan petualangan. Ini tidak lain untuk mengumpulkan data buat tulisanku. Continue reading “Waduk Cirata Vs Waduk Nipa (Part 1)”

Ketika Jono Ingkar Janji

scan10014
Dok. pribadi

“Jon, jangan lupa nanti sore jam tiga, ya. Kita kumpul seperti biasa di rumah Rudi,” kata Sandi mengingatkan Jono.

“Oke. Aku pasti datang,” jawab Jono sambil mengacungkan ibu jarinya.

“Awas, loh, jangan janji-janji terus,” ulang Sandi lagi sambil meninju pundak Jono.

“Sip, deh. Aku janji pasti datang.”

Setelah itu mereka berpisah di pintu gerbang sekolah. Sandi menuju ke arah kanan sementara Jono ke arah kiri. Rumah mereka memang tidak searah. Namun keduanya sudah lama sekali berteman bahkan sudah bersahabat. Sehingga teman-teman di sekolah menjuluki mereka si kembar dempet. Soalnya dimana ada Jono, di situ pasti ada Sandi. Continue reading “Ketika Jono Ingkar Janji”

SEJUTA CERITA DI PANTURA

Mengenang suatu perjalanan tidaklah rugi. Terlebih jika perjalanan itu sangat mengasyikkan serta menambah wawasan. Yup, meskipun sebenarnya bisa dikatakan aku orang yang paling malas untuk keluar rumah, namun bila ada kegiatan yang berkaitan dengan kesenian, meskipun itu dengan jarak yang sangat jauh sekalipun, pasti aku tempuh. Entah mengapa, aku sepertinya tidak mau lepas dari hal yang satu itu. Continue reading “SEJUTA CERITA DI PANTURA”

PEMBUKAAN PAMERAN LUKISAN DAN FOTOGRAFI SONG OSONG LOMBUNG II

Song-Osong Lumbung II sebuah judul yang diusung dalam Pameran Lukisan & Fotografi yang digelar pada tanggal 18 Juni 2011. Tepatnya di gedung Antique Resto & Gallery Balai Rejo, Jl. Niaga No. 40 Pamekasan. Sebuah acara yang sangat jarang diadakan dimana semua seniman Pamekasan bisa berkumpul bersama. Dari seniman Lukis, Sastra, Tari, bahkan berbagai pekerja seni dari media elektronik pun tidak ketinggalan. Continue reading “PEMBUKAAN PAMERAN LUKISAN DAN FOTOGRAFI SONG OSONG LOMBUNG II”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑